Minggu, 03 Februari 2013

Tanaman Aromatik | Tanaman Pengusir Serangga dan Binatang yang Tidak Diinginkan

Tanaman Pengusir Serangga dan Binatang yang Tidak Diinginkan
  1. Buah Mengkudu untuk Mengusir Tikus
    Persiapkan dua atau tiga buah mengkudu (Morinda citrifolia L). Potonglah mengkudu tersebut menjadi beberapa bagian. Letakkan mengkudu tersebut dalam wadah berisi potongan mengkudu di tempat yang sering dilalui tikus. Nah, bau yang menyengat dari buah mengkudu akan membuat tikus pergi dari rumah.
  2. Buah Durian untuk Mengusir Tikus
    Persiapkan dua atau tiga buah durian (Durio zibethinus). Potonglah durian menjadi beberapa potong. Bagian yang enak, makanlah isinya. Kemudian, letakkan potongan kulit durian tersebut di tempat yang sering dilalui tikus. Nah, bau yang menyengat dan kulit yang berduri dari durian akan membuat tikus pergi dari rumah.
  3. Tanaman Mint untuk Mengusir Semut
    Tanaman mint dapat bertahan dalam segala kondisi, tidak butuh banyak perawatan, dan dapat tumbuh dengan cepat. Mint juga dapat ditanam dalam pot-pot kecil di dapur rumah Anda. Khasiatnya, mint dapat mengusir semut, kecoak, kadal, ular, dan tawon. Tetapi hati-haiti, tanaman mint rentan terhadap tikus.
  4. Tanaman Common Rue untuk Mengusir Kadal
    Rue adalah tanaman hias berwarna biru-hijau dengan daun berbulu. Tanaman ini cocok untuk dijadikan tanaman hias. Walaupun cicak dan kadal dapat memakan nyamuk dan laba-laba, tetapi melihat kadal berkeliaran tentunya tak menyenangkan untuk Anda. Bau tak sedap dari Common Rue atau Nagadali akan menyingkirkan kadal dari rumah Anda. Walaupun begitu, terkadang anjing atau kucing peliharaan Anda juga tidak menyukainya.
  5. Daun Serai untuk Mengusir Nyamuk
    Ada bermacam-macam tanaman yang bisa mengusir nyamuk, namun yang paling berkhasiat adalah daun serai. Serai adalah tumbuhan dengan daun yang memiliki bau khas. Biasanya ditanam di luar rumah. Serai biasanya juga digunakan untuk memasak pada negara-negara di kawasan Asia. Sementara di Eropa, serai sering diambil minyaknya untuk digunakan pada parfum.
  6. Catnip untuk Mengusir Kecoa
    Kecoak sangat tidak disukai oleh semua orang, dan sangat sulit untuk diusir keluar. Kabarnya kecoak bahkan bisa bertahan melawan ledakan nuklir. Tetapi tanaman Catnip akan langsung mengusirnya keluar. Catnip mengandung bahan kimia yang dinamakan nepetlactone yang tidak disukai oleh kecoak. Catnip juga ampuh untuk mengusir kumbang, nyamuk, dan kutu. Catnip adalah tanaman yang mudah tumbuh dan dapat dijadikan tanaman hias di kebun Anda.
  7. Patah tulang (Pencil Tree) untuk tikus
    Getah pohon yang beracun ini tak hanya bisa menghalau tikus, tetapi juga kadal, tikus tanah, dan kutu daun. Bahkan manusia sebenarnya disarankan untuk tidak bermain-main dengan tanaman ini, karena getahnya dapat menyebabkan iritasi.
  8. Pohon Tanjung
    Tanaman yang daunnya mirip daun beringin dan berbuah mirip melinjo ini telah sejak lama dipercaya mampu mengusir gangguan ular berbisa. Pohon bernama ilmiah Mimusopselengi ini juga mempunyai makna agar selalu ‘disanjung-sanjung’ selalu.
Posted by: Agro Gemilang Tanaman Aromatik, Updated at: 04.41

Rabu, 09 Januari 2013

Tanaman Aromatik | Mengolah Buah Rambutan

Daging buah rambutan mengandung gizi yang cukup lengkap. Mulai dari karbohidrat, protein, lemak, fosfor, besi, kalsium, sampai vitamin C. Daging buah rambutan banyak mengandung sari buah, dapat dibuat makanan kaleng atau diolah menjadi selai,namun cita rasanya akan hilang. Selain itu daging buah rambutan dapat diolah menjadi berbagai macam olahan, contohnya : manisan rambutan, sirup rambutan, selai rambutan, dan makanan atau minuman lainnya.

Manisan merupakan salah satu jenis makanan ringan yang biasanya menggunakan gula pasir sebagai pemanis. Pemberian gula dalam konsentrasi tinggi pada manisan bertujuan untuk memberi rasa manis dan mencegah mikroba. Buah rambutan merupakan manisan yang berasal dari buah yang memiliki citra rasa manis, disebabkan oleh adanya kandungan fruktosa.

Bahan :
1. Buah rambutan
2. Gula pasir secukupnya
3. Garam secukupnya
4. Asam sitrat secukupnya

Cara pembuatan manisan rambutan :
1. Buah rambutan dikupas kulitnya dan disayat-sayat
2. Gula dilarutkan dalam air dan direbus hingga mendidih, lalu ditambahkan asam sitrat dan gula secukupnya
3. Setelah mendidih, buah rambutan segera dimasukkan
4. Manisan rambutan sebaiknya disimpan dalam lemari es dan dapat dihidangkan dalam keadaan dingin

Sari buah adalah cairan yang dihasilkan dari pemerasan atau penghancuran buah segar yang telah masak. Sari buah atau sirup buah dapat tahan selama +3 bulan.Pada prinsipnya dikenal 2 (dua) macam sari buah, yaitu :

1.Sari buah encer (dapat langsung diminum), yaitu cairan buah yang
diperoleh dari pengepresan daging buah, dilanjutkan dengan penambahan
air dan gula pasir.

2. Sari buah pekat/sirup, yaitu cairan yang dihasilkan dari pengepresan
daging buah dan dilanjutkan dengan proses pemekatan, baik dengan cara
pendidihan biasa maupun dengan cara lain seperti penguapan dengan
hampa udara, dan lain-lain. Sirup ini tidak dapat langsung diminum,
tetapi harus diencerkan dulu dengan air (1 bagian sirup dengan 5 bagian
air).

Bahan :
1.Buah segar + 5 kg
2.Gula pasir (khusus untuk sirup 1 ¼ kg) 125 gram
3.Asam sitrat 3 gram/liter sari buah
4.Natrium benzoat 1 gram
5.Garam dapur 20 gram
6.Air secukupnya

Alat :
1.Pisau
2.Pengaduk
3.Panci email
4.Parutan kelapa
5.Tungku atau kompor
6.Botol dan tutup yang sudah disterilkan
7.Kain saring atau kain blacu
8.Baskom
9.Corong

Cara pembuatan :
1.Pilih buah yang telah tua, segar dan masak lalu cuci
2.Potong buah menjadi 4 bagian
3.Parut buah hingga menjadi bubur
4.Tambah air, gula pasir, natrium benzoat, asam sitrat dan garam dapur (untuk 1 liter sari buah campur dengan 3 liter air)
5.Aduk sampai rata
6.Saring campuran dengan menggunakan kain saring
7.Masukkan hasil saringan ke dalam botol dan tutup rapat
8.Masukkan botol yang telah ditutup rapat dalam air mendidih selama 30 menit
9.Angkat botol dan segera dinginkan

Endapan hasil penyaringan dapat digunakan sebagai bahan pembuatan dodol,selai, dan lain-lain.

Untuk pembuatan sirup, sama seperti cara pembuatan sari buah dari car 1-5. Kemudian campuran tersebut dipanaskan hingga mendidih dan biarkan sampai agak mengental. Dalam keadaan panas, saring hasilnya. Setelah dingin segera masukkan dalam botol. Endapannya bisa langsung digunakan sebagai selai.

Selain cara pengolahan tersebut, rambutan juga dapat diolah menjadi campuran untuk dijadikan masakan. Contohnya : tumis udang rambutan.

Bahan :
1.3 sendok makan minyak
2.2 siung bawang putih, cincang halus
3.2 cm jahe, cincang halus
4.250 gram udang pacet, kupas, tinggalkan ekor, belah punggung, bersihkan
5.1 buah wortel, iris serong, rebus setengah matang
6.50 gram bawang Bombay, iris halus
7.50 gram kapri, buang ujungnya
8.1 buah cabai merah, iris serong
9.½ kaleng rambutan, tiriskan, sirup jangan dibuang
10.1 sendok makan peres tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
11.Garam dan merica secukupnya

Saus :
1.2 sendok makan saus tomat
2.1 sendok makan saus tiram
3.1 sendok makan kecap inggris
4.1 sendok makan minyak wijen
5.50 ml sirup rambutan
(campur semua bahan)

Cara Membuat Resep Masakan Tumis Udang Rambutan:
1.Panaskan minyak, tumis bawang putih dan jahe hingga harum
2.Masukkan udang, aduk hingga berubah warna
3.Tambahkan wortel, bawang Bombay, kapri, cabai merah
4.Masak hingga seluruh bahan matang
5.Beri campuran saus, garam, merica, buah rambutan
6.Setelah mendidih, kentalkan dengan larutan tepung maizena, aduk rata, angkat
Siap dihidangkan untuk 3-4 porsi)

Rambutan goreng sudah pernah dibuat oleh sebagian masyarakat di daerah Aceh, sedangkan di daerah Blitar dan Tulung Agung sebagai sentral penghasil rambutan masih jarang dan dapat dikatakan belum mengenal rambutan goreng.
Rambutan goreng dapat bertahan hingga 10 hari dalam kemasan.

Cara pembuatan rambutan goreng:
1.Buah rambutan segar disortir dipilih yang terbaik
2.Rambutan ditimbang sesuai kebutuhan
3.Rambutan dikupas dibuang kulit luarnya
4.Rambutan direndam dalam larutan air kapur selama 3 jam
5.Rambutan dijemur di bawah terik matahari
6.Rambutan digoreng dalam minyak panas
7.Rebus gula dan air sampai kental
8.Campur rambutan yang telah digoreng dengan gulali
9.Gulingkan rambutan yang telah tercampur dengan gulali dengan putih telur yang telah dikocok
10.Gulingkan ke tepung panir
11.Goreng rambutan, goreng kembali
12.Tiriskan dan rambutan goreng siap dikemas

Krecek pentil merupakan sejenis kerupuk dalam bentuk yang sangat unik yakni berbentuk seperti pentil karet. Jenis krecek pentil ini merupakan salah satu makanan kegemaran masyarakat Malang dan sekitarnya. Selain memiliki rasa yang gurih dan enak, krecek pentil juga mengandung kadar gizi yang baik untu dikonsumsi.

Cara pembuatan krecek pentil dari rambutan :
1.Rambutan sebanyak 10 kg dikupas dan diambil dagingnya
2.Di blender, sehingga menjadi cair dan nantinya diambil sarinya
3.Sari rambutan dicampur dengan 15 kg tepung tapioka dan 2 kg tepung kanji
4.Campuran sari rambutan dan tepung diaduk sehingga rata kemudian dimasukkan racikan bumbu yang telah disediakan. Racikan bumbu terdiri dari 10 siung bawang putih dicampur dengan 5 siung bawang merah, selanjutnya ditambahi dengan garam bleng, gula, dan perasa secukupnya
5.Adonan tepung dan bumbu tersebut ditambahi pewarna makanan untuk menambah aksen cita rasa
6.Adonan yang terbagi menjadi tujuh loyang tersebut dijemur selama tiga hari hingga menjadi kering
7.Setelah kering, adonan tersebut dipotong dengan menggunakan cetakan sesuai ukuran yang dikehendaki
8.Untuk mendapatkan krecek yang benar-benar kering, krecek yang sudah dibentuk menjadi ukuran steak selanjutnya dikeringkan dengan drying machine
Posted by: Agro Gemilang Tanaman Aromatik, Updated at: 04.08

Kamis, 21 Juni 2012

Tanaman Aromatik | PELUNCURAN WEBSITE

Dear, teman-teman. Kami sedang mencoba membangun website sederhana. Mohon masukan, saran dan kunjungannya ya, di www.agrogemilang.co.id. Segala masukan dan saran, kami sangat menghargai. Atas waktu dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Editor | Tanaman Aromatik | Agro Gemilang |
Posted by: Agro Gemilang Tanaman Aromatik, Updated at: 00.25

Senin, 11 Juni 2012

Pekerjaan Sipil | TANAMAN WANGI MENDAMPINGI BANGUNAN, MITOS DAN NON MITOS


(Edisi Wijaya Kusuma)


Kita tentu tidak asing lagi dengan tanaman atau bunga Wijayakusuma. Ada dua jenis tanaman Wijayakusuma, yaitu:

1. Pisona grandis var Silvestris
Wijayakusuma yang ini kurang dikenal masyarakat. Yang memahami adalah ahli botani dan paranormal. Adanya di Kepulauan Seribu, Karimunjawa, Pulau Puteran-Madura, Bali, Ambon dan Pulau Karang.
Wijayakusuma ini dikeramatkan oleh Kasunanan Surakarta.

2. Epiphyllum oxypetalum
Dikenal sebagai tanaman hias dan ratu malam. Ada mitos atau takhayul mengenai tanaman Wijayakusuma ini dengan tanaman hias Sri Rejeki dalam satu taman. Berdasarkan cerita masyarakat, kedua tanaman ini mempunyai energi yang saling bertentangan, sehingga bila keduanya dipadu satu dalam satu taman, pasti salah satu diantaranya akan mati. Bisa saja dua-duanya sama-sama hidup namun akan membawa dampak buruk pada penghuni rumah. Kehidupan penghuni akan berat, sakit-sakitan, banyak masalah dan dijauhkan dari rejeki. Bila kita ingin menanam kedua tanaman ini, solusi yang terbaik adalah dengan memisahkannya, Wijayakusuma di depan dan Sri Rejeki di belakang rumah atau sebaliknya.

Bila di rumah Anda, ada tanaman Wijayakusuma dan Sri Rejeki, apakah sesuai dengan mitos di atas? Bila memang demikian adanya, tak ada salahnya Anda menyesuaikan dengan makna di atas! Namun, bila Anda dan keluarga tidak terjadi masalah, maka tak ada paksaan untuk menempatkan posisi tanaman menurut kaidah di atas.

Mengenai jenis Wijayakusuma jenis pertama, konon pernah ditanam di Cendana dengan "maksud tertentu". Sedangkan Wijayakusuma jenis kedua, diyakini siapa saja yang melihat bunga Wijayakusuma mekar, maka pertanda akan mendapat rejeki. Masalahnya mekarnya bunga Wijayakusuma ini ketika malam hari dan bila sekali mekar, esok paginya sudah layu dan tak akan mekar lagi! Namun memang, penantian akan mekarnya bunga Wijayakusuma rasanya akan tertebus, karena bunga Wijayakusuma yang mekar memang sangat cantik , dan keharumannya akan memancar beberapa meter di sekelilingnya.

Penulis merasa perlu menyampaikan bahwa penulis tidak berniat untuk mengajak pembaca berkutat dalam pembicaraan mitos dan non mitos, karena semua itu pasti berpulang kepada masing-masing individu. Penulis hanya ingin memaparkan opini yang berkembang dimasyarakat. Yang penulis yakini adalah, tiada daya upaya manusia selain semuanya hanyalah merupakan kekuasaan dari izin Tuhan Yang Maha Esa.
Editor | Tanaman Aromatik | Tribute to | Pekerjaan Sipil | Agro Gemilang |
Posted by: Agro Gemilang Tanaman Aromatik, Updated at: 20.38

Perkebunan Ekaliptus | EKALIPTUS: (JUGA) AROMATIK PENGUSIR NYAMUK


Selama ini tumbuhan anti nyamuk yang populer adalah lavender. Sebenarnya ada lagi tanaman lain yang bisa menangkal kehadiran nyamuk. Apalagi musim penghujan mulai tiba, saatnya kita waspada dari wabah penyakit demam berdarah, cikungunya, dan penyakit lain yang disebabkan nyamuk.
Berikut ini ada 9 tanaman yang bisa digunakan sebagai pengusir nyamuk.
1. Geranium
Nama lainnya Tapak Dara. Tanaman ini mengandung geraniol dan sitronelol yang dapat mengusir nyamuk. Kedua zat yang dimiliki Geranium dapat dengan mudah terbang memenuhi udara. Tanam saja Geranium ke dalam pot atau langsung di tanah. Tempatkan di tempat yang mudah terkena tiupan angin, saat daun-daun Geranium bergesakan, aroma zat yang ada di tanaman ini akan tercium, membuat nyamuk menjauh dari ruangan.
2. Zodia
Tanaman ini asli dari Indonesia berasal dari Papua, dimana orang-orang Papua akan menggosok-gosokkan daun ini sebelum masuk hutan agar terlindung dari serangga terutama nyanuk. Zodia memiliki dua zat yang dapat membuat nyamuk kabur, yaitu Evodiamine dan Rutaecarpine. Untuk merasakan manfaatnya, Zodia bisa ditanam di ruang yang banyak tertiup angin agar aromanya tercium dan mengusir nyamuk.
3. Serai wangi
Serai akrab dikenal sebagai salah satu bumbu dapur, tapi ia memiliki zat Geraniol dan Sitronelal yang tidak disukai nyamuk. Menanam serai cukup mudah, tinggal tempatkan di pekarangan rumah saja.
4. Akar Wangi
Tanaman ini dapat mengeluarkan aroma menyengat yang tidak disukai nyamuk Aedes Aegypti. Tanam akar wangi di pekarangan rumah untuk merasakan manfaatnya.
5. Lavender
Tanaman ini aslinya dari Swiss, dan telah dimanfaatkan sebagai bahan pembuat lotion anti nyamuk. Bunga Lavender yang berwarna ungu memiliki zat Linalool dan Lynalyl acetate yang tidak disukai nyamuk. Tanam Lavender dalam pot atau tanah, untuk merasakan manfaatnya ambil bunganya dan gosok-gosokkan ke kulit.
6. Rosemary
Bunga Rosemary menghasilkan bau seperti aroma minyak kayu putih. Aroma yang tidak disukai oleh nyamuk karena mengacaukan penciumannya. Tanaman ini dapat ditanam ke dalam pot atau tanah. Di dekat jendela. Untuk pemanfaatannya, ambil daunnya yang berbentuk jarum dan digosokkan ke kulit.
7. Kecombrang
Kecombrang, kantan, atau honje (Etlingera eliator; sinonim Nicolaia elatior, Phaeomeria speciosa) adalah sejenis tumbuhan rempah dan merupakan tumbuhan tahunan berbentuk terna yang bunga, buah, serta bijinya dimanfaatkan sebagai bahan sayuran. Bunga ini juga dapat mengusir nyamuk. Nama lainnya adalah kincung (Medan) serta siantan (Malaya). Orang Thai menyebutnya kaalaa, harga tanaman ini cuma 1500/satuannya.
8. Citrosa Mosquito
Citrosa Mosquito, tumbuhan yang berasal dari Belanda ini merupakan musuh nyamuk dan serangga karena mengeluarkan aroma lemon yang sangat kuat. Tidak membutuhkan perawatan khusus, tanaman ini sangat menyukai sinar matahari dan air yang cukup.
9. Ekaliptus
Ekaliptus merupakan tumbungan dalam kelas minyak kayu putih. Daunnya mengandung minyak asiri dan aroma yang tidak disukai nyamuk. Tidak membutuhkan perawatan khusus, dan tanaman in sangat menyukai sinar matahari dan air yang cukup. 

Sebenarnya masih banyak lagi tanaman lain yang bisa digunakan untuk mencegah, mengurangi atau menekan keberadaan nyamuk, misalnya daun pepaya dan tanaman lainnya. Atau bahkan kadang orang menggunakan obat-obatan atau alat- alat pengusir nyamuk. Namun 1 hal yang paling pasti adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan, tidak membiarkan ada genangan-genangan air disekitar lingkungan kita.

Editor | Tanaman Aromatik | Tribute to | Perkebunan Ekaliptus | Agro Gemilang |
Posted by: Agro Gemilang Tanaman Aromatik, Updated at: 20.06

Tanaman Aromatik | JENIS-JENIS TANAMAN AROMATIK DAN BUAH, SERTA MANFAATNYA UNTUK TERAPI KESEHATAN


ADAS
Unsur : Buah
Khasiat : Karminatif, aromatik
ADPOKAT/ALPUKAT
Unsur : Daun
Khasiat : Diuretik, stomachik
ALAMANDA
Unsur : Daun
Khasiat : Laksatif
ASEM
Unsur : Buah
Khasiat : Korigen

BAKUNG KUNING
Unsur : Umbi/rimpang
Khasiat : Emetik, antidote
BANDOTAN/BABANDOTAN
Unsur : Akar
Khasiat : Tonik, febrifuga
BAWANG MERAH
Unsur : Daun
Khasiat : Febrifuga
BAWANG MERAH
Unsur : Bulbus/umbi
Khasiat : Stimulan, anti influenza
BAYEM MERAH
Unsur : Akar/daun
Khasiat : Diuretik, emollensia
BELIMBING MANIS
Unsur : Buah/daun
Khasiat : Menurunkan kolesterol
obat sariawan, laksatif
BELIMBING WULUH
Unsur : Buah/daun
Khasiat : Hipertensi
Bunga untuk obat batuk
BLUNTAS
Unsur : Daun
Khasiat : Dioferik, anti BB, sudorifik
BENGLE
Unsur : Karminatif, stimulan
Khasiat : Astringen, tonik, diaforetik,
diare, disentri
BESARAN/MURBEI
Unsur : Akar
Khasiat : Buah refrigerant
BUGANG KEMBANG
Unsur : Daun/akar
Khasiat : Diuretik, obat batu ginjal
BUNGUR CINA
Unsur : Akar /daun
Khasiat : Diare, anti diabetic
BUNI/WUNI
Unsur : Daun
Khasiat : Diaforetik

CABE/LOMBOK
Unsur : Daun/buah
Khasiat : Perut mules, bisul,
Stimulant, hari tonik
CABE JAWA PUTIH
Unsur : Buah
Khasiat : Stimulan, karminatif, alternatif
CALINCING/REMPI
Unsur : Daun
Khasiat : Obat batuk,
obat sariawan, stomachik
CAMCAU SEMAK/CINCAU
Unsur : Daun/akar
Khasiat : Febrifuga, stomachik
CEGUK/WUDANI
Unsur : Daun/biji
Khasiat : Antelmintik
CEMPAKA KUNING
Unsur : Kulit/kayu
Khasiat : Tonik, astrigen, febrifuga
Daun/akar Vermifuga, purgatif
CEMPAKA PUTIH
Unsur : Daun/bunga
Khasiat : Astrigen, aromatik, febrifuga
CENGKEH
Unsur : Daun/bunga
Khasiat : Karminatif, refrigen, aromatik,
stomachik, sakit gigi
CEPAKA PIRING/KACA PIRING
Unsur : Daun
Khasiat : Anti diabetic diuretic
CEPLUKAN
Unsur : Daun
Khasiat : Anti diabetic diuretic
CERAKA MERAH
Unsur : Akar
Khasiat : Sudarifik (obat luar)
Daun Reumatik (obat luar)
CERMI/CERME
Unsur : Daun
Khasiat : Anti abesitas (pelangsing)
astrigen
CERME BELANDA
Unsur : Daun
Khasiat : Anti abesitas (pelangsing)

DADAP
Unsur : Akar
Khasiat : Emetik
DADAP SEREP/DADAP MINYAK
Unsur : Daun
Khasiat : Febrifuga
DELIMA MERAH
Unsur : Buah
Khasiat : Fluor albus, astrigen, obat diare
DELIMA PUTIH
Unsur : Buah
Khasiat : Fluor albus, astrigen,
Obat diare Akar Antilmintik
DELINGO/DERINGO
Unsur : Rimpang
Khasiat : Tonik, syarat, demam panas,
Insektida
DONDONG LAUT
Unsur : Daun/akar
Khasiat : Aromatik, astrigen, anti BB
DUDUK DAUN
Unsur : Daun
Khasiat : Obat ambeien/wasir, tonik
DUKU
Unsur : Biji
Khasiat : Astringen, disentri

EKALIPTUS
Unsur : Daun
Khasiat : Antiseptik, rematik (obat luar)
Bunga/akar Obat asma
ENCOK DAUN/DAUN ENCOK
Unsur : Daun/akar
Khasiat : Obat rematik, iritasi lokal,
obat kurap, (obat luar)
EALI SONGO
Unsur : Daun
Khasiat : Refrigeran, febrifuga


GAGAN/PEGAGAN
Unsur : Herba
Khasiat : Obat kulit (obat luar)
Diuretik, sedatif
GANDAPURA/CANTIGI
Unsur : Akar
Khasiat : Antiseptik, rematik (obat luar)
DANDARUSA GANDARUSA
Unsur : Daun
Khasiat : Sudorifik, rematik, antipiretik
GANYONG/BUNGA KANA
Unsur : Rimpang
Khasiat : Flour, albus, diaforetik, karminatif
GARUT/ARAIRUT
Unsur : Rimpang
Khasiat : Antidota, emolliensia
GEBANG
Unsur : Akar
Khasiat : Obat batu kering
Getah Obat luka baru (obat luar)
GEMPUR BATU
Unsur : Daun
Khasiat : Diuretik

HARENDONG BULU
Unsur : Daun
Khasiat : Astrigen, diare, desentri


ILES-ILES/SUWEG
Unsur : Rimpang
Khasiat : Obat rematik (obat luar)

KAPULOGO MERAH
Unsur : Buah
Khasiat : Karminatif, espektoran, aromatik
KARET/RAMBONG
Unsur : Daun
Khasiat : Obat bisul (obat luar)
KATEMAS
Unsur : Daun
Khasiat : Febrifuga
KATU DAUN/KATUK
Unsur : Daun
Khasiat : Laktaboga
KAYU MERAH
Unsur : Daun/kulit
Khasiat : Obat kulit (obat luar)
KAYU PUTIH/GELAM
Unsur : Daun/buah
Khasiat : Stomachik, antispasmodik,
karminatif
KECUBUNG GUNUNG
Unsur : Daun
Khasiat : Obat asma
KECUBUNG PUTIH
Unsur : Daun
Khasiat : Obat asma, obat encok
KECUBUNG WULUNG
Unsur : Biji
Khasiat : Obat asma, obat encok
KEDAWUNG
Unsur : Biji
Khasiat : Sumber protein, astrigen
KEDELE
Unsur : Biji/kulit
Khasiat : Karminatif, obat diare
KEDONDONG
Unsur : Daun/ranting
Khasiat : Obat disentri, obat diare Buah
Sumber vitamin C
KEJI BELING
Unsur : Daun
Khasiat : Litoriptik, diuretik
KELAPA GADING
Unsur : Air buah
Khasiat : Anti piretik, diuretic
Akar obat disentri
KELOR
Unsur : Daun
Khasiat : Emetik,
Akar diuretik, tonik syaraf
KEMANDILAN
Unsur : Daun
Khasiat : Salah urat (obat luar)
KEMANGI
Unsur : Daun
Khasiat : Aromatik, karminatif
Biji Stimulan
KEMBANG SEPATU
Unsur : Daun
Khasiat : Febrifuga, Akar : Emmolliensia,
Obat batuk, Bunga : Zat warna
KEMUNING
Unsur : Daun
Khasiat : Antidota, antiabesitas,
stimulan, astringen
KENANGA
Unsur : Bunga
Khasiat : Aromatik
KENCUR
Unsur : Rimpang
Khasiat : Roboransia, ekspetoran,
karminatif
KENDALI
Unsur : Daun
Khasiat : Obat mata (obat luar)
KENIKIR
Unsur : Daun
Khasiat : Stomachik, alteritif
KENTUT DAUN/KASEMBUKAN
Unsur : Daun
Khasiat : Karminatif, obat nyeri usus,
lambung
KERENDANG
Unsur : Daun
Khasiat : Obat, kulit (tukak) obat luar
KEROK BATOK
Unsur : Herba
Khasiat : Obat batuk, astrigen
KETELA RAMBAT
Unsur : Umbi akar/akar
Khasiat : Tonik, Laksatif
KETELA POHON/SINGKONG
Unsur : Daun
Khasiat : Obat beri-beri
KETEPENG BIASA
Unsur : Daun/biji
Khasiat : Obat kurap, (obat luar), laksanatif
KETEPENG SAPI
Unsur : Daun
Khasiat : Obat kurap, eksim (obat luar)
laksanatif
KETIMUN/MENTIMUN
Unsur : Buah/air buah
Khasiat : Penghalus kulit, obat batu,
empedu, antipetik
KETUMBAR
Unsur : Buah
Khasiat : Karminatif, Spasmolitik, aromatik
KINA LEDGERIANA
Unsur : Kulit kayu
Khasiat : Obat malaria, amarum,
antiperetik
KOLASOM
Unsur : Akar
Khasiat : Aprodisiak, tonik
KONFRY/TEJA KUSUMA
Unsur : Daun
Khasiat : Obat pendarahan paru-paru
lambung dan usus
KRAMBILAN
Unsur : Daun, akar
Khasiat : Diuretik
KRISMEN
Unsur : Daun/herba
Khasiat : Aromatik, antiseptik, karminatif
KUCAI
Unsur : Umbi lapis
Khasiat : Anti kejang, aromatik
KUMIS KUCING/REMUJUNG
Unsur : Daun
Khasiat : Diuretik, obat batu ginjal
KUNCI MASAK/TEMUK
Unsur : Rimpang
Khasiat : Diare, obat batu ginjal
KUNCI PEPET
Unsur : Rimpang
Khasiat : Karminatif, antiabesitas
KUNIR JINGGA
Unsur : Rimpang
Khasiat : Obat diare, antiseptik
KUNIR KUNING/KUNYIT
Unsur : Rimpang
Khasiat : Kholagoga, astringedesifektan
KUNIR MERAH/KUNYIT MERAH
Unsur : Rimpang
Khasiat : Kholagoga, disenfektan, sedatif
KUPANG DAUN/KETEPENGKEBO
Unsur : Daun
Khasiat : Obat kurap, eksim (obat luar)
laksatif
KUPING MACAN
Unsur : Akar
Khasiat : Diuretik
KUPU-KUPU DAUN
Unsur : Akar/kulit
Khasiat : Antelmintik Bunga/buah Diuretik,
disentri
KWALOT/MERICA TAMBARA
Unsur : Buah/biji
Khasiat : Obat disentri, diare

LABU PARANG/LABU MERAH
Unsur : Buah/biji
Khasiat : Laksatif, antelmintik
LABU SIAM
Unsur : Buah
Khasiat : Obat sariawan, ambeien, wasir
LAMTORO GUNG
Unsur : Biji
Khasiat : Emolliensia, Akar Emmenagoga
LANDEP DAUN I
Unsur : Daun
Khasiat : Diuretik, rematik
LANDEP DAUN II
Unsur : Daun
Khasiat : Rematik, antidota
LAOS MERAH/LENGKUAS
Unsur : Rimpang
Khasiat : Arminatif, stomachik, rematik
LEGETAN/JOTANG/GETANG
Unsur : Bunga
Khasiat : Obat sakit gigi, obat sariawan
LEGUNDI
Unsur : Daun
Khasiat : Obat eksim, obat kurap,
Insektida (obat luar)
LEMPUYANG
Unsur : Rimpang
Khasiat : Stomachik, karminatif
LEMPUYANG GAJAH
Unsur : Rimpang
Khasiat : Stomachik, karminatif
LEMPUYANG WANGI
Unsur : Rimpang
Khasiat : Stomachik, karminatif, stimulant
LENGLENGAN
Unsur : Daun
Khasiat : Sedatif, demam panas
LIDAH BUAYA
Unsur : Daun/lendir
Khasiat : Penumbuh rambut,
Bantelmintik, obat batuk
LOBAK
Unsur : Daun/akar
Khasiat : Diuretik, laksatif Bunga Stimulan

MAMANG/BOBOWAN
Unsur : Daun
Khasiat : Ekspetoran, obat sakit kepala
MANGGA/PELEM
Unsur : Biji
Khasiat : Obat diare, diuretic
MANGKOK DAUN
Unsur : Daun/akar
Khasiat : Diuretik, hairtonik
MANIS KAYU/KENINGAR
Unsur : Kulit/kayu
Khasiat : Karminatif, aromatik, astrigen
MERICA/LADA HITAM
Unsur : Buah/biji
Khasiat : Karminatif, iritasi lokas, stimulant
MELATI
Unsur : Akar
Khasiat : Obat cuci mata Bunga/
daun Laktifuga
MENIRAN MERAH
Unsur : Herba
Khasiat : Diuretik, stomachik
MENIRAN PUTIH
Unsur : Herba
Khasiat : Diuretik, stomachik
METALI GAMBAR/PONCOSUDO
Unsur : Akar/bunga
Khasiat : Antidota, emetic Emmenagoga
MIANA/LER
Unsur : Daun
Khasiat : Obat ambeien/wasir,
demamniffas, bunga emmenagoga
MONDO KAKI/BUNGA MENTEGA
Unsur : Daun
Khasiat : Ekspetoran, akar astrigen

NAM-NAM
Unsur : Daun
Khasiat : Antidota
NAMPU
Unsur : Rimpang
Khasiat : Obat rematik
NANGKA
Unsur : Daun/pucuk
Khasiat : Laktagoga Daun/akar laksatif
NANGKA BELANDA/SIRSAK
Unsur : Buah/biji
Khasiat : Sariawan, abortivum
Daun Insektisida, emetic
NENAS/NANAS
Unsur : Buah muda
Khasiat : Antilmintik, aboBuah masak
Radang amandel, obat mulas
NONA BUAH/BUAH NONA
Unsur : Daun
Khasiat : Obat bisul (obat luar), kudis

OLEANDER/JURE
Unsur : Daun/akar eksim
Khasiat : Insektida (obat luar)
ORANG ARING
Unsur : Herba
Khasiat : Hairtonik (menghitam/
suburkan rambut

PACA
Unsur : Daun
Khasiat : Obat bisul (obat luar)
Bunga/biji obat encok,
Obat luka memar
PACAR CINA
Unsur : Daun
Khasiat : Mengurangi pendarahan
waktu haid
PACAR KUKU
Unsur : Daun
Khasiat : Astrigen, febrifuga
Bunga Fluir albus
PACE/MENGKUDU
Unsur : Buah
Khasiat : Anti diabet, emmenagoga,
Anti Hipertensi
PAKEL/BACANG
Unsur : Akar
Khasiat : Laksatif, buah/biji,
diuretik/vermifuga
PALA SAWO
Unsur : Biji
Khasiat : Antelmintik
PANCING/SETAWAR
Unsur : Rimpang
Khasiat : Eksim, memar (obat luar)
Biji : Obat cacing kremi
PANDAN WANGI
Unsur : Daun/akar
Khasiat : Aromatik, diuretik
PATAH TULANG/KAYU URIP
Unsur : Daun/ranting
Khasiat : Purgatif, rematik (obat luar)
PATIKANCINA
Unsur : Herba
Khasiat : Astrigen, diare, disentri
PATIKAN KEBO/GELANG SUSU
Unsur : Herba
Khasiat : Sedatif, obat bronchitis
PECUT KUDA
Unsur : Daun/akar
Khasiat : Dismonorrchoe, vermifuga
PEPAYA/PAR
Unsur : Daun
Khasiat : Laksatif, febrifuga
Buah/biji : Obat disentri
PINANG JAMBE
Unsur : Biji
Khasiat : Diare, antelmintik, astringen
PISANG BATU/PISANG BIJI
Unsur : Buah
Khasiat : Obat diare, astringen
POKO DAUN/DAUN POKO
Unsur : Herba
Khasiat : Karminatif, antipasmodik
PRASMAN, DAUN
Unsur : Daun
Khasiat : Febrifuga, diaforetik
PUKUL EMPAT, BUNGA
Unsur : Akar
Khasiat : Furgatif; Daun : Diuretik
PULE/PULAI
Unsur : Kulit kayu
Khasiat : Antimintik, antipiretik, stomachik
PULE PANDAK
Unsur : Akar
Khasiat : Anti Hipertensi, sedatif
PULO SARI/PULO WARAS
Unsur : Kulit kayu
Khasiat : Aromatik, obat demam, karminatif
PULUTAN
Unsur : Daun
Khasiat : Refrigeran
PURING
Unsur : Daun
Khasiat : Obat mules (obat luar)
PUTRI MALU
Unsur : Herba
Khasiat : Diuretik, tonik, obat diare


RANGGA DIPA
Unsur : Daun/akar
Khasiat : Obat asam, batuk, cacing kremi
REMEK DAGING I
Unsur : Daun
Khasiat : Diuretik, ambeien/wasi
REMEK DAGING II
Unsur : Daun
Khasiat : Diuretik, ambeien/wasir
REMEK DAGING III
Unsur : Daun
Khasiat : Diuretik
RUKU-RUKU/LAMPES
Unsur : Daun
Khasiat : Laktagoga, diaforetik, aromatik
RUMPUT BETUNG/GREGES OTOT
Unsur : Herba
Khasiat : Diuretik

SAWO MANILA
Unsur : Akar
Khasiat : Astringen
SELASIH
Unsur : Biji
Khasiat : Diuretik, astringen
SEMANGGI GUNUNG/SELATUN
Unsur : Akar
Khasiat : Aromatik, Obat batuk
SEMBUKAN
Unsur : Daun
Khasiat : Obat batuk, emetic, diuretik
SEMBUNG
Unsur : Daun
Khasiat : Obat encok, luka bakar
SEMPUR/JUNTI
Unsur : Daun
Khasiat : karminatif, antipretik,
Ekspektoran
SENGGAN/KI HAPENDONG
Unsur : Buah
Khasiat : Laksatif
SENGKETAN DAUN/JARONG
Unsur : Daun
Khasiat : Diare, disentri, astringen
SEREH MASAK
Unsur : Daun/herba
Khasiat : Diuretik, astringen,
penenang/sedatif
SEREH MINYAK
Unsur : Daun/bongkol
Khasiat : Karminatif, aromatik
SERIBU DAUN
Unsur : Daun/bongkol
Khasiat : Karminatif, rematik, aromatik
SIDAGURA
Unsur : Herba
Khasiat : Emmenagoga, diaforetik,
Karminatif
SIMBAR MENJANGAN
Unsur : Bunga/daun/akar
Khasiat : Obat rematik, kurap (obat luar),
Obat asma Ambeien/wasir (obat
Luar), obat Gondok (obat luar)
SIRIH
Unsur : Daun
Khasiat : Obat batuk, obat sariawan
antiseptik
SIRIH GADING
Unsur : Daun
Khasiat : Obat pencuci mata (obat luar)
SONGGOLANGIT
Unsur : Daun
Khasiat : Antelmintik, antidota
SOSOR BEBEK/COCOR BEBEK
Unsur : Akar
Khasiat : Disentri, diare, diuretik
SRIGADING
Unsur : Daun/bunga
Khasiat : Emmenagoga, obat rematik
SRIGUNGGU
Unsur : Akar/daun
Khasiat : Antipiretik, diuretik
SUDAMALA/LOKATMALABARU CINA
Unsur : Herba
Khasiat : Emmenagoga, karminatif,
Obat kulit (obat luar )
SUKMO DILUWIH
Unsur : Bunga
Khasiat : Stimulan, astringen
SAGA
Unsur : Daun
Khasiat : Sariawan, emetic
SALAM
Unsur : Daun
Khasiat : Obat diare, aromatik
SAMBA KELING
Unsur : Daun
Khasiat : Antipiretik, zat warna
SAMBANG COLOR/KISAMBANG
Unsur : Daun/herba
Khasiat : Diuretik, antelmintik
SAMBANG DARAH
Unsur : Daun
Khasiat : Haemostatik
SAMBILOTO/PEPAITAN
Unsur : Herba
Khasiat : Febrifuga, ararum, antemintik
SARI MANIS/STEVIA
Unsur : Daun
Khasiat : Sari manis/pemanis


TANJUNG
Unsur : Bunga
Khasiat : Astringen, obat asma buah/biji.
Obat diare, disentri
TAPAK DORO
Unsur : Daun
Khasiat : Anti diabetik; Bunga : Anti
Hipertensi; Akar : Purgatif,
Emmenagoga
TAPAK LIMAN
Unsur : Akar
Khasiat : Febrifuga; Batang : Astringen
Daun : Haemostatik, tambah
darah
TEBU IRENG
Unsur : Akar
Khasiat : Diuretik, laksatif
TEKI/RUMPUT TEKI
Unsur : Akar
Khasiat : Diuretik, stomachik, analgetik
TEKLAN
Unsur : Daun
Khasiat : Diaforetik
TELESOM
Unsur : Akar
Khasiat : Aprodisiak
TEMBAKAU
Unsur : Daun
Khasiat : Sedatif, narkotik, emetic
TEMBELEKAN/TAI AYAM/CENTE
Unsur : Akar
Khasiat : Flour albus, obat encok; Daun:
Obat bisul (bengkak) (obat luar)
Antiseptik
TEMPUYUNG
Unsur : Daun
Khasiat : Litotriptik, diuretik
TEMU GIRING
Unsur : Rimbang
Khasiat : Anti abesitas, antelmintik,
Antilipomat
TEMU GLENYEH
Unsur : Rimbang
Khasiat : Karminatif, Emmenagoga, amarum
TEMU LAWAK
Unsur : Rimbang
Khasiat : Amarum, laksatif, laktagoga
TEMU PINGGANG
Unsur : Rimbang
Khasiat : Obat diare
Buah/kuli/biji
Karminatif, aromatik, sedatif
TINGIR/JARAK CINA
Unsur : Getah
Khasiat : Obat sariawan, laksatif
Biji : Purgatif; Daun/akar :
Obat eksim (obat luar)
TERATAI
Unsur : Daun/bunga
Khasiat : Disentri, diare, astringen
TERONG JEPANG
Unsur : Buah
Khasiat : Laksatif
TERONG LEUNCA
Unsur : Daun
Khasiat : Anti diabetic
TERONG NGRO
Unsur : Daun/buah
Khasiat : Emolliensia, diuretik, laksatif
BUah : Menghaluskan kulit
TERONG POKAK
Unsur : Buah
Khasiat : Laksatif; Daun : Sedatif
TERONG TETER
Unsur : Buah/daun
Khasiat : Laksatif/sedatif
TOMAT
Unsur : Buah
Khasiat : Tonik, sumber vitamin A&C
TURI
Unsur : Kulit kayu
Khasiat : Diare, radang usus,
Daun/bunga : laktaboga



URAT dan KU DAUN/KIURAT
Unsur : Herba
Khasiat : Diuretik, obat batu ginjal tonik

VELEIAN/LOMPO ALAS
Unsur : Daun
Khasiat : Anti spasmodic, sudorifik
VIOLA HUTAN/ANTANAN
Unsur : Daun
Khasiat : Emolliensia, Bunga : Diiroretik,
Eksprektor

WARON/REWULU/KETURI
Unsur : Biji/minyak
Khasiat : Karminatif, stimulant, aromatil
WARU
Unsur : Daun
Khasiat : Laksatif, Akar : Febrifuga
WUNGU, DAUN
Unsur : Daun
Khasiat : Obat ambeien/ wasir, laksatif

Editor | Tanaman Aromatik | Agro Gemilang |
Posted by: Agro Gemilang Tanaman Aromatik, Updated at: 19.22

Jasa Kolam | KALA ITU KEMBANG KAMBOJA WANGI BERTEBARAN DI ATAS AIR


Saat sedang bersantai diatas gazebo taman, tanpa sadar penulis terarah pandang pada pohon Kamboja yang tumbuh subur disudut kiri gazebo. Kala itu sebagian kembang kamboja gugur dan bertebaran diatas kolam hias disisi yang sama dari gazebo. Cukup indah dipandang mata. Ingin rasanya mengetahui apa dan bagaimana sepohon kamboja menjadi sebeken sekarang.


Citra bunga Plumeria , yang sering kita sebut sebagai kamboja semakin semerbak saja. Bahkan dahulu kala tanaman ini sudah terkenal dan ditanam di areal pemakaman, kini mulai menyemarakkan halaman rumah dan taman-taman kota. Kamboja kini telah berubah menjadi tanaman hias yang menawan nan indah. Tak heran, bila harganya pun kini mulai melangit. Di pasar bunga, bibit kamboja yang baru berusia dua bulan dihargai sekitar Rp 100 an ribu.

Keindahan serta keanggunan warna bunganya yang variatif membuat tanaman kamboja semakin dipuja. Citra bunga kamboja semakin melambung sejak para pakar tanaman terus mengembangkan variasinya lewat aneka kawin silang. Pohon kamboja berevolusi dari warna awalnya yang putih dan merah muda menjadi warna oranye, merah marun, kuning, serta aneka warna lainnya. Semakin cantik dan indah bunganya, harganya pun terus menggila hingga mencapai jutaan rupiah.

Plumeria Sp ini merupakan spesies tumbuhan yang awalnya tumbuh di Amerika tropik dan Afrika. Sebagai tanaman hias, varitas kamboja kini hampir mencapai 50 jenis. Ciri khas tanaman ini memili batang yang berkayu keras tinggi. Selain itu, tanaman ini juga memiliki cabang yang banyak. Tingginya bisa mencapai lebih enam meter.

Batang utama besar, cabang muda lunak, batangnya cenderung bengkok dan bergetah. Daun tanaman kamboja berwarna hijau, berbentuk lonjong dengan kedua ujungnya meruncing dan agak keras dengan urat-urat daun yang menonjol, sering rontok terutama saat berbunga lebat. Sedangkan, bunga -- yang menjadi daya tarik kamboja-- berbentuk terompet, muncul pada ujung-ujung tangkai.

Daun bunga umumnya berjumlah lima buah. Tanaman hias yang tengah naik daun ini, biasa berbunga sepanjang tahun. Kamboja biasanya tumbuh subur di dataran rendah hingga ketinggian tanah 700 meter di atas permukaan laut. Namun, beberapa daerah di Tanah Air memiliki sebutan tersendiri untuk bunga yang satu ini. Orang Jawa menyebutnya Semboja. Orang Bali mengenalnya dengan bunga Jebun. Samoja atau Kamoja biasa diucapkan orang Sunda untuk menyebut tanaman ini. Orang Gorontalo memberinya nama bunga Lomilate. Masyarakat di Pulau Madura mengenalnya sebagai Campaka molja atau Bakul.

Kamboja memang tergolong tanaman yang khas. Konon, usia tanaman hias ini bisa mencapai ratusan tahun seperti kaktus raksasa. Tanaman kamboja tahan lama, karena memang tergolong tanaman suculent yang dapat menyimpan air pada seluruh bagian mulai dari akar, batang, daun, bunga, sampai buah. Tak heran, bila banyak orang yang mengenal tanaman ini sangat tahan banting.
Daun bunga umumnya berjumlah lima buah. Tanaman hias yang tengah naik daun ini, biasa berbunga sepanjang tahun. Kamboja biasanya tumbuh subur di dataran rendah hingga ketinggian tanah 700 meter di atas permukaan laut. Namun, beberapa daerah di Tanah Air memiliki sebutan tersendiri untuk bunga yang satu ini. Orang Jawa menyebutnya Semboja. Orang Bali mengenalnya dengan bunga Jebun. Samoja atau Kamoja biasa diucapkan orang Sunda untuk menyebut tanaman ini. Orang Gorontalo memberinya nama bunga Lomilate. Masyarakat di Pulau Madura mengenalnya sebagai Campaka molja atau Bakul.

Kamboja memang tergolong tanaman yang khas. Konon, usia tanaman hias ini bisa mencapai ratusan tahun seperti kaktus raksasa. Tanaman kamboja tahan lama, karena memang tergolong tanaman suculent yang dapat menyimpan air pada seluruh bagian mulai dari akar, batang, daun, bunga, sampai buah. Tak heran, bila banyak orang yang mengenal tanaman ini sangat tahan banting.
Editor | Tanaman Aromatik | Tribute to | Jasa Kolam | Agro Gemilang |


Posted by: Agro Gemilang Tanaman Aromatik, Updated at: 01.56